Mempererat Tali Silaturahmi ke Warga desa Dayun

Berkeliling Rumah Tetangga: Mempererat Tali Silaturahmi ke Warga desa Dayun.


Pada pagi hari kedua KKN, udara di Desa Dayun terasa cerah dan memberikan kami semangat. Posko KKN kami terletak di sekitaran rumah warga. Oleh karena itu, posko kami dikelilingi oleh rumah warga. Suasana yang cerag membuat kami merasa nyaman, seolah berada di kampung halaman sendiri.

Kami bersiap untuk menjalankan kegiatan hari kedua. Dengan mengenakan seragam biru langit untuk mengunjungi rumah-rumah disekeliling posko. Sebelum berangkat, kami sempat berbincang sejenak untuk menentukan rumah-rumah warga yang akan dikunjungi lebih dulu. Kami mengetuk pintu dan mengucapkan salam dengan sopan lalu memperkenalkan diri. Sapaan kami disambut dengan ramah oleh para pemilik rumah, kebanyakan ibu-ibu yang sudah mulai beraktivitas pagi. 



Kami memperkenalkan diri satu per satu, menyebutkan nama, asal daerah, dan jurusan tempat kami menempuh pendidikan. Selain itu, kami juga menjelaskan tujuan utama kedatangan kami ke desa, termasuk rincian program-program yang telah dirancang untuk dilaksanakan selama 40 hari ke depan. Program-program itu meliputi kegiatan literasi dari perpusnas dan kegiatan inti dari kelompok kami. Beberapa warga tampak tertarik, bahkan mengangguk-angguk saat mendengarkan penjelasan kami.

Kegiatan berkeliling rumah ini ternyata bukan hanya sekadar formalitas. Dari percakapan-percakapan ringan yang terjalin, kami mendapatkan kesan pertama yang sangat positif. Masyarakat terlihat terbuka dan menerima kehadiran kami dengan tangan terbuka. Kami mencatat beberapa hal penting yang bisa menjadi bahan evaluasi untuk penyempurnaan program ke depan. Dari suasana, sambutan, hingga percakapan yang terjalin, semua menjadi bagian penting dari awal perjalanan kami dalam menjalankan pengabdian di Desa Dayun.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kunjungan Mahasiswa KKN Universitas Riau ke Perpustakaan Tuah Negoi

Bacakan Saya Buku